Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk senantiasa berdzikir kepada Allah SWT. Dzikir adalah salah satu ibadah yang paling utama, ringan di lisan namun berat di timbangan amal, dan dicintai oleh Allah. Berikut adalah beberapa amalan dzikir yang dianjurkan Rasulullah ﷺ beserta keutamaannya:
1. Tasbih, Tahmid, dan Takbir
Ini adalah dzikir yang paling sering dianjurkan, terutama setelah sholat fardhu.
Subhanallah (سبحان الله): Maha Suci Allah.
Alhamdulillah (الحمد لله): Segala puji bagi Allah.
Allahu Akbar (الله أكبر): Allah Maha Besar.
Keutamaan:
Rasulullah ﷺ bersabda, "Barang siapa yang bertasbih kepada Allah 33 kali, bertahmid kepada Allah 33 kali, dan bertakbir kepada Allah 33 kali setelah setiap shalat, dan menyempurnakan seratus dengan ucapan 'La ilaha illallah wahdahu la syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'ala kulli syai'in qadir' (Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu), maka diampuni dosa-dosanya meskipun sebanyak buih di lautan." (HR. Muslim)
2. Kalimat Tauhid
La ilaha illallah (لا إله إلا الله): Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah.
Keutamaan:
Rasulullah ﷺ bersabda, "Dzikir yang paling utama adalah 'La ilaha illallah'." (HR. Tirmidzi) Dzikir ini adalah inti dari ajaran Islam dan merupakan kalimat yang paling berat di timbangan amal. Siapa yang akhir perkataannya adalah kalimat ini, maka ia akan masuk surga.
3. Istighfar
Astaghfirullah (أستغفر الله): Aku memohon ampun kepada Allah.
Keutamaan:
Rasulullah ﷺ, meskipun beliau adalah seorang yang ma'shum (terjaga dari dosa), beliau beristighfar dan bertaubat kepada Allah lebih dari 70 bahkan 100 kali dalam sehari. Ini menunjukkan betapa pentingnya istighfar sebagai bentuk pengakuan akan kelemahan diri dan permohonan ampun kepada Allah. Istighfar juga dapat mencegah datangnya musibah dan mendatangkan rezeki.
4. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
Dianjurkan dibaca 3 kali di pagi dan sore hari, serta sebelum tidur.
Keutamaan:
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa membaca surat-surat ini dapat mencukupi seseorang dari segala sesuatu (melindunginya dari keburukan).
5. Ayat Kursi
Dianjurkan dibaca setelah sholat fardhu dan sebelum tidur.
Keutamaan:
Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapa yang membaca Ayat Kursi sebelum tidur, maka Allah akan senantiasa menjaganya dan setan tidak akan mendekatinya sampai pagi." (HR. Bukhari)
6. Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ
Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad (اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ): Ya Allah, berikanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.
Keutamaan:
Rasulullah ﷺ bersabda, "Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim)
7. Dzikir-Dzikir Pagi dan Petang
Ada banyak dzikir khusus yang diajarkan Rasulullah ﷺ untuk dibaca di pagi dan sore hari, di antaranya:
Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil 'Azhim (سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم): Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung.
Keutamaan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan (amal), dan dicintai oleh Ar-Rahman (Allah Yang Maha Pengasih), yaitu 'Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil 'Azhim'." (HR. Bukhari dan Muslim) Barang siapa membacanya 100 kali dalam sehari, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.
La hawla wa la quwwata illa billah (لا حول ولا قوة إلا بالله): Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.
Keutamaan: Ini adalah salah satu harta karun surga. Dzikir ini sangat dianjurkan saat menghadapi kesulitan atau kesusahan, karena mengakui bahwa segala kekuatan berasal dari Allah.
Sayyidul Istighfar: Doa permohonan ampun yang paling utama.
Bacaan: Allahumma Anta Rabbi la ilaha illa Anta, khalaqtani wa ana 'abduka, wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'udhu bika min syarri ma shana'tu, abu'u laka bi ni'matika 'alayya, wa abu'u bi dhanbi faghfir li fa innahu la yaghfirudh dhunuba illa Anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkau telah menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjian-Mu dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu atasku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau."
Keutamaan: Rasulullah ﷺ bersabda, "Barang siapa mengucapkannya di siang hari dengan yakin, lalu meninggal pada hari itu sebelum sore, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barang siapa mengucapkannya di malam hari dengan yakin, lalu meninggal pada malam itu sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (HR. Bukhari)
Kapan Berdzikir?
Rasulullah ﷺ berdzikir dalam berbagai situasi, baik dalam keadaan berdiri, duduk, maupun berbaring. Tidak ada syarat khusus seperti harus dalam keadaan suci (berwudhu), meskipun berwudhu akan lebih baik.
Setelah Sholat Fardhu: Seperti yang disebutkan di atas, membaca tasbih, tahmid, dan takbir, serta Ayat Kursi.
Pagi dan Sore Hari: Ada dzikir-dzikir khusus yang dibaca setelah sholat Subuh dan setelah sholat Ashar.
Sebelum Tidur: Membaca Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas.
Saat Bangun Tidur: Mengucapkan doa-doa dan dzikir bangun tidur.
Dalam Keadaan Susah atau Senang: Dzikir adalah cara untuk senantiasa mengingat Allah dan memohon pertolongan-Nya.
Mengamalkan dzikir-dzikir ini secara rutin dapat membawa ketenangan hati, pengampunan dosa, pahala yang besar, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita semua dimudahkan untuk senantiasa berdzikir.
